Petani Ciamis Didorong Miliki Perlindungan Asuransi Mikro, DPKP Gandeng BRILife Gelar Sosialisasi


Kegiatan sosialisasi Polis Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan, dan Meninggal Dunia bagi petani di Aula DPKP Kabupaten Ciamis


Upaya memberikan perlindungan bagi petani terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Ciamis. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Polis Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan, dan Meninggal Dunia (AMKKM) yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis bersama BRI Life pada Rabu, 6 Mei 2026.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis tersebut dimulai pukul 08.30 WIB dan diikuti berbagai unsur pertanian dari seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.


Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, Kepala Tim Administrasi dan Kinerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Ciamis, para Kepala UPTD PPKP se-Kabupaten Ciamis, perwakilan petani penerima polis asuransi mikro, hingga petani yang berminat terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR), KUR Khusus, dan Kredit Usaha Alsintan (KUA).


Dalam sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan asuransi bagi petani yang setiap hari menghadapi berbagai risiko saat menjalankan aktivitas pertanian.


Program Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan, dan Meninggal Dunia (AMKKM) sendiri merupakan bagian dari kerja sama antara Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat dengan PT Asuransi BRILife untuk memberikan perlindungan dasar kepada petani di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Ciamis.


Petani diberikan penjelasan terkait manfaat polis asuransi, mekanisme kepesertaan, hingga tata cara pengajuan klaim apabila terjadi risiko kecelakaan, gangguan kesehatan, maupun meninggal dunia.


Selain membahas perlindungan asuransi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyampaian informasi mengenai dukungan pembiayaan usaha pertanian melalui program KUR dan KUR Khusus yang diharapkan dapat membantu pengembangan usaha tani masyarakat.


Program ini dinilai penting karena sektor pertanian memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi. Aktivitas di lapangan membuat petani rentan mengalami kecelakaan kerja, gangguan kesehatan, maupun kerugian yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha tani dan kondisi ekonomi keluarga.


Melalui perlindungan asuransi mikro, petani diharapkan memiliki rasa aman dalam menjalankan aktivitas pertanian karena tersedia perlindungan finansial dasar ketika terjadi risiko yang tidak diinginkan.


Kegiatan sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman masyarakat tani terhadap pentingnya manajemen risiko dalam sektor pertanian modern.


Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap kesejahteraan petani dapat terus meningkat seiring hadirnya dukungan perlindungan usaha dan akses pembiayaan yang lebih mudah bagi masyarakat pertanian.

Previous Post