Wisuda STIT Lakbok Ciamis 2026, Momentum Lahirnya Generasi Muda Berdaya Saing


Jajaran senat dan civitas akademika saat prosesi Wisuda STIT Lakbok Ciamis Program Sarjana Tahun 2026 berlangsung khidmat


Wisuda bukan sekadar seremoni akademik. Di balik toga dan senyum para lulusan, ada harapan besar tentang masa depan generasi muda di daerah. Suasana itulah yang terasa dalam Prosesi Wisuda ke-2 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Lakbok, Kabupaten Ciamis, Rabu, 20 Mei 2026.


Rangkaian acara berlangsung khidmat, namun tetap hangat oleh suasana haru keluarga yang hadir mendampingi para wisudawan. Satu per satu lulusan menerima pengukuhan setelah melewati perjalanan panjang selama menempuh pendidikan tinggi.


Kehadiran Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah, menjadi perhatian tersendiri dalam wisuda tersebut. Di hadapan civitas akademika dan para lulusan, ia menyampaikan pesan mengenai pentingnya generasi muda memiliki keberanian untuk berkembang dan berkontribusi di tengah masyarakat.


Menurut Farida, gelar akademik tidak cukup hanya menjadi simbol keberhasilan pribadi. Lulusan perguruan tinggi juga dituntut mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, sekaligus memiliki kemampuan membaca peluang di lingkungan sekitarnya.


Perguruan Tinggi Dinilai Punya Peran Penting


Dalam sambutannya, Farida menilai perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi perubahan zaman. Ia juga mendorong para lulusan agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi mulai berani membangun peluang usaha maupun memberdayakan potensi daerah.


Pesan tersebut dinilai relevan dengan kondisi saat ini ketika generasi muda menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perubahan teknologi, persaingan kerja, hingga perkembangan ekonomi digital menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki keterampilan yang lebih luas dibanding sebelumnya.


Karena itu, pendidikan tidak lagi cukup hanya berfokus pada kemampuan akademik. Karakter, kemampuan komunikasi, kreativitas, dan daya adaptasi menjadi bagian penting yang perlu dimiliki lulusan perguruan tinggi.


Farida juga menyinggung pentingnya peran generasi muda dalam mengembangkan potensi lokal. Menurutnya, daerah memiliki banyak peluang yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi kerakyatan, koperasi, hingga pemberdayaan masyarakat desa.


STIT Lakbok Diharapkan Cetak Lulusan Berkualitas


Prosesi wisuda turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, beserta sejumlah tamu undangan lainnya. Kehadiran unsur pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan pendidikan tinggi di wilayah Ciamis.


STIT Lakbok sendiri dinilai memiliki posisi strategis dalam mencetak lulusan di bidang pendidikan Islam. Kampus tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kuat dalam nilai moral dan keagamaan.


Di tengah suasana wisuda, para orang tua dan keluarga tampak larut dalam rasa bangga menyaksikan anggota keluarganya menyelesaikan pendidikan tinggi. Momen itu menjadi hasil dari perjuangan panjang yang tidak selalu mudah.


Namun, wisuda juga menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan. Tantangan setelah dunia kampus tentu berbeda dengan proses pembelajaran di ruang kuliah. Karena itu, para lulusan diharapkan mampu terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.


Melalui momentum Wisuda ke-2 STIT Lakbok Ciamis, pesan tentang pentingnya pendidikan, kualitas sumber daya manusia, dan kesiapan generasi muda menghadapi masa depan kembali mengemuka. Kampus bukan hanya tempat memperoleh gelar, tetapi juga ruang membangun karakter dan kesiapan untuk mengabdi kepada masyarakat.


Ditulis oleh Feri Kartono | InfoCiamis.Online

Next Post Previous Post