Pemkab Ciamis Perkuat Kampung KB, Program Keluarga Jadi Ruang Tumbuh Bersama Masyarakat

Pembinaan dan Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas di Kabupaten Ciamis

Pemerintah Kabupaten Ciamis terus berupaya menghadirkan inisiatif yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Salah satunya melalui penguatan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang dijalankan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) pada tahun 2026.


Langkah ini bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga menjaga keberlanjutan keberhasilan Kampung KB Magot di Desa Pawindan yang pada 2025 berhasil mengharumkan nama Ciamis di tingkat nasional.


Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, dan Penggerakan DP2KBP3A Ciamis, Djafar Shiddiq, mengatakan hingga saat ini sebanyak 265 desa dan kelurahan di Kabupaten Ciamis telah membentuk Kampung KB. Menurutnya, jumlah tersebut merupakan capaian yang menggembirakan, namun yang terpenting adalah memastikan kegiatan di dalamnya benar-benar hidup di tengah masyarakat.


“Ini merupakan pencapaian yang sangat baik, tetapi tantangannya adalah bagaimana program Kampung KB bisa berjalan dan memberi manfaat langsung bagi warga,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).


Djafar menjelaskan, Kampung KB Magot sebelumnya menjadi wakil Jawa Barat di tingkat nasional dan berhasil meraih juara ketiga. Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan kualitas layanan keluarga.


Ia menegaskan, keberhasilan sebuah gerakan tidak hanya diukur dari lomba atau penghargaan, tetapi dari perubahan nyata di lingkungan masyarakat, seperti meningkatnya kesadaran kesehatan keluarga, pendidikan anak, hingga pemberdayaan ekonomi warga.


Untuk itu, Pemkab Ciamis rutin menggelar pelatihan dan pembinaan bagi pengelola Kampung KB. Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, agar berbagai kegiatan berjalan terpadu.


“Pembinaan terus dilakukan supaya pengelola Kampung KB memiliki kemampuan menggerakkan warga. Kolaborasi dengan berbagai sektor juga kami tingkatkan agar upaya ini menyentuh semua kebutuhan masyarakat,” katanya.


Pada tahun 2026, Desa Jalatrang dipersiapkan sebagai wakil Ciamis dalam lomba Kampung KB tingkat Provinsi Jawa Barat. Desa tersebut dipilih setelah dinilai sebagai Kampung KB terbaik di Kabupaten Ciamis pada 2025.


Pemkab berharap Desa Jalatrang mampu mengikuti jejak Kampung KB Magot. Berbagai inovasi yang telah dikembangkan, mulai dari kegiatan pemberdayaan keluarga hingga penguatan peran masyarakat, dinilai menjadi modal penting untuk kembali membawa nama Ciamis berprestasi.


Lebih dari sekadar kompetisi, gerakan Kampung KB diharapkan menjadi ruang tumbuh bersama antara pemerintah dan warga—tempat keluarga mendapat pendampingan, anak memperoleh perhatian, dan masyarakat memiliki kesempatan berkembang secara mandiri.


Masyarakat diimbau untuk turut memantau dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan Kampung KB di desanya masing-masing. Dengan keterlibatan warga, program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga milik bersama untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas dan berdaya saing.

LihatTutupKomentar