DP2KBP3A Ciamis Targetkan 224 Akseptor MOW dan MOP pada 2026, Layanan Diperluas ke RSUD Kawali


DP2KBP3A Ciamis Targetkan 224 Akseptor MOW dan MOP pada 2026, Layanan Diperluas ke RSUD Kawali

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis menargetkan pelayanan kontrasepsi jangka panjang melalui metode operasi pada tahun 2026. Program ini mencakup Metode Operasi Wanita (MOW/tubektomi) untuk 200 akseptor dan Metode Operasi Pria (MOP/vasektomi) sebanyak 24 akseptor.


Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan, dan Kesejahteraan Keluarga (KBKKK) DP2KBP3A Ciamis, Wati Kuswatini, mengatakan target tersebut merupakan bagian dari penugasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia optimistis capaian tersebut dapat terpenuhi, mengingat pada tahun sebelumnya realisasi program justru melampaui target.


“Tahun lalu kami bisa melampaui target, jadi untuk tahun ini kami cukup optimistis bisa tercapai,” ujar Wati Kuswatini, Kamis (26/3/2026).


Untuk mendukung pelaksanaan program, DP2KBP3A Ciamis kini telah menjalin kerja sama dengan dua fasilitas layanan kesehatan, yakni Rumah Sakit Dadi Keluarga dan RSUD Kawali. Bahkan, di RSUD Kawali, sosialisasi kepada tenaga medis sudah dilakukan dan dokter spesialis telah siap memberikan pelayanan.


Jika pada 2025 kerja sama hanya dilakukan dengan satu rumah sakit, maka pada 2026 jangkauan layanan diperluas agar akses masyarakat terhadap layanan KB semakin mudah.


Pelayanan MOW dan MOP rencananya akan dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati setiap 29 Juni. Namun, pelaksanaannya diperkirakan dimulai lebih awal, yakni sekitar April atau Mei sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.


Dalam momen tersebut, DP2KBP3A menargetkan sekitar 60 peserta untuk mengikuti layanan MOW dan MOP. Hingga akhir Maret 2026, tercatat sudah ada 101 pendaftar yang berasal dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis.


Meski demikian, pelaksanaan layanan akan dilakukan secara bertahap dan tidak sekaligus dalam satu waktu. Hal ini dilakukan agar pelayanan tetap optimal dan sesuai dengan kapasitas yang tersedia.


DP2KBP3A berharap, melalui program ini, kebutuhan masyarakat terhadap layanan KB dapat terpenuhi, sekaligus mendukung upaya pengendalian penduduk dan peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten Ciamis.

Next Post Previous Post