Ciamis Bidik Peran Strategis BIJB, Kolaborasi KUNCI BERSAMA Diarahkan Perkuat Ekonomi Kawasan Perbatasan


Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerjasama Setda Kabupaten Ciamis Budi Yudia Wahyu dengan latar Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati terkait kerja sama strategis BKAD KUNCI BERSAMA untuk memperkuat konektivitas kawasan perbatasan Jawa Barat–Jawa Tengah.

Pembangunan daerah tidak lagi cukup diselesaikan dalam batas administrasi masing-masing kabupaten atau kota. Tantangan investasi, konektivitas, logistik hingga mobilitas masyarakat kini menuntut kerja sama lintas wilayah. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama daerah-daerah yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Antar Daerah (BKAD) KUNCI BERSAMA bersiap menjalin kemitraan strategis dengan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB).


Rencana penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli 2026. Kolaborasi ini diproyeksikan menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat konektivitas kawasan perbatasan Jawa Barat–Jawa Tengah sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi daerah-daerah yang tergabung dalam BKAD KUNCI BERSAMA.


Tidak hanya berorientasi pada sektor transportasi udara, kerja sama tersebut dirancang sebagai fondasi pembangunan kawasan yang lebih terintegrasi.


BIJB Diproyeksikan Menjadi Simpul Penggerak Kawasan


Dalam konsep kerja sama yang tengah dipersiapkan, BIJB tidak hanya diposisikan sebagai bandara internasional, melainkan sebagai pusat aktivitas ekonomi regional.


Pemanfaatannya diarahkan untuk mendukung berbagai sektor strategis, mulai dari pelayanan keberangkatan dan kepulangan jamaah Umrah serta Haji, pengembangan destinasi pariwisata, distribusi logistik antardaerah, hingga pelayanan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berasal dari wilayah Jawa Barat bagian timur dan kawasan perbatasan Jawa Tengah.


Pendekatan tersebut dinilai mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas dibanding sekadar meningkatkan arus penumpang.


Ketika akses transportasi semakin mudah, rantai distribusi barang menjadi lebih efisien, investasi lebih menarik, dan aktivitas ekonomi masyarakat memiliki ruang tumbuh yang lebih besar.


Konektivitas Menjadi Fondasi Daya Saing Daerah


Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Kabupaten Ciamis, Budi Yudia Wahyu, menjelaskan bahwa kolaborasi lintas daerah merupakan bagian dari strategi memperkuat pembangunan kawasan yang tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.


Menurutnya, keberadaan BIJB memiliki posisi strategis sebagai penghubung berbagai potensi daerah sehingga pemanfaatannya perlu didukung melalui kerja sama antarpemerintah daerah.


"Kerja sama ini merupakan upaya memperkuat sinergi pembangunan kawasan perbatasan Jawa Barat–Jawa Tengah. Melalui kolaborasi dengan PT BIJB, kami ingin membangun konektivitas yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari kemudahan pelayanan publik, pengembangan ekonomi, hingga peningkatan daya saing kawasan," ujar Budi Yudia Wahyu.


Ia menambahkan, pembangunan daerah pada masa mendatang akan semakin bergantung pada kemampuan pemerintah membangun jejaring kerja sama yang saling menguntungkan.


Karena itu, BKAD KUNCI BERSAMA menjadi wadah penting untuk menyatukan kepentingan berbagai daerah dalam mewujudkan pembangunan regional yang lebih efektif dan berkelanjutan.


Membuka Peluang Investasi Hingga Lapangan Kerja


Lebih jauh, kerja sama dengan BIJB dipandang sebagai pintu masuk bagi lahirnya berbagai peluang ekonomi baru.


Kemudahan akses transportasi diyakini mampu meningkatkan minat investor untuk mengembangkan usaha di kawasan perbatasan. Di sisi lain, sektor pariwisata dan logistik juga diperkirakan akan memperoleh manfaat langsung melalui meningkatnya konektivitas antardaerah.


Efek berantainya tidak hanya dirasakan oleh pemerintah, tetapi juga masyarakat melalui terbukanya peluang usaha, bertambahnya lapangan pekerjaan, serta meningkatnya aktivitas ekonomi lokal.


Dengan demikian, kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, melainkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat.


Momentum Baru Kolaborasi Regional


Rencana penandatanganan MoU pada 27 Juli 2026 menjadi penanda semakin kuatnya komitmen pemerintah daerah dalam membangun kolaborasi lintas wilayah.


Bagi Kabupaten Ciamis, kemitraan dengan PT BIJB melalui BKAD KUNCI BERSAMA bukan hanya tentang memperluas akses transportasi, tetapi juga membangun fondasi kawasan yang lebih kompetitif, terhubung, dan siap menghadapi dinamika pembangunan regional di masa depan.


Dengan mengedepankan semangat kolaborasi, pembangunan kawasan perbatasan Jawa Barat–Jawa Tengah diharapkan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan tumbuh sebagai satu ekosistem yang saling menguatkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Ditulis oleh Feri Kartono | InfoCiamis.Online

Next Post Previous Post