Transformasi tata kelola keuangan desa di Kabupaten Ciamis memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai mendekatkan layanan pendampingan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) ke tingkat kecamatan melalui pembentukan Admin Siskeudes di seluruh kecamatan.
Langkah ini bukan sekadar perubahan teknis dalam pengoperasian aplikasi, melainkan strategi jangka panjang untuk membangun sistem pembinaan dan pengawasan keuangan desa yang lebih cepat, efektif, dan adaptif terhadap kebutuhan pemerintah desa.
Sejak Juli 2026, seluruh Admin Siskeudes Kecamatan telah memperoleh akses untuk mengoperasikan aplikasi Siskeudes yang kini berjalan secara online. Kehadiran mereka diharapkan mampu memangkas jarak koordinasi antara pemerintah desa dengan pemerintah kabupaten, khususnya dalam penyelesaian berbagai persoalan administrasi dan pengelolaan keuangan desa.
Dari Kabupaten ke Kecamatan: Pelayanan Dibawa Lebih Dekat
Selama ini, operator Siskeudes di desa harus berkoordinasi langsung dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ciamis ketika menghadapi kendala teknis maupun administrasi.
Model tersebut dinilai cukup efektif, tetapi membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit, terutama bagi desa-desa yang berada jauh dari pusat pemerintahan kabupaten.
Dengan hadirnya Admin Siskeudes di setiap kecamatan, pola pelayanan mulai bergeser. Kecamatan dipersiapkan menjadi pusat layanan terdekat yang nantinya mampu memberikan pendampingan kepada seluruh desa di wilayahnya masing-masing.
Koordinator Operator Siskeudes Kabupaten Ciamis sekaligus Kaur Keuangan Desa Tanjungsari, Candra Riko, menyambut positif kebijakan tersebut.
Menurutnya, keberadaan Admin Siskeudes di kecamatan akan mempercepat proses konsultasi sekaligus memudahkan penyampaian berbagai laporan yang selama ini harus dilakukan langsung ke tingkat kabupaten.
"Kami menyambut baik pembentukan Admin Siskeudes di kecamatan karena koordinasi, konsultasi, hingga penyampaian berbagai laporan akan menjadi lebih dekat dan lebih mudah dibandingkan harus langsung ke Dinas PMD," ujar Candra Riko.
Menyiapkan SDM, Bukan Sekadar Memberikan Akses
Di balik dibukanya akses aplikasi secara daring, Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia tetap menjadi prioritas utama.
Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Kabupaten Ciamis, Budi Yudia Wahyu, menjelaskan bahwa pembentukan Admin Siskeudes Kecamatan merupakan bagian dari proses bertahap dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pemerintah desa.
Menurutnya, mengoperasikan aplikasi keuangan desa tidak cukup hanya memahami fitur teknologi, tetapi juga harus menguasai regulasi, mekanisme pengelolaan keuangan desa, serta praktik administrasi yang berlaku.
Karena itu, meskipun Admin Kecamatan telah memperoleh akses sistem, Pemerintah Kabupaten Ciamis masih tetap mempertahankan layanan langsung dari Admin Kabupaten selama masa transisi.
"Tujuan pembentukan Admin Siskeudes di kecamatan adalah mendekatkan pelayanan kepada desa. Namun, kami masih membutuhkan waktu untuk meningkatkan kapasitas para admin kecamatan. Pengoperasian aplikasi harus dibarengi dengan pemahaman regulasi dan pengalaman praktik. Selama proses tersebut berlangsung, Admin Kabupaten tetap memberikan pelayanan langsung kepada desa sambil secara bertahap menyiapkan kesiapan admin di kecamatan," jelas Budi Yudia Wahyu.
Target 2027: Kecamatan Menjadi Garda Terdepan Pendamping Desa
Pemerintah Kabupaten Ciamis telah menetapkan target yang jelas. Pada tahun 2027, seluruh Admin Siskeudes Kecamatan diharapkan telah memiliki kompetensi yang memadai untuk memberikan layanan penuh kepada operator desa.
Jika target tersebut tercapai, maka sebagian besar layanan teknis Siskeudes tidak lagi harus ditangani di tingkat kabupaten. Kecamatan akan menjadi simpul pelayanan yang lebih cepat, lebih dekat, sekaligus lebih responsif terhadap kebutuhan desa.
Pendekatan ini juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Ketika kapasitas aparatur terus meningkat, proses pengelolaan keuangan desa diharapkan semakin akuntabel, transparan, dan mampu mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.
Alih-alih hanya memindahkan akses aplikasi, Pemkab Ciamis sedang membangun ekosistem baru yang menempatkan kecamatan sebagai mitra strategis desa dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan publik. Dengan demikian, transformasi digital tidak berhenti pada penggunaan teknologi, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat melalui penguatan kapasitas aparatur di tingkat wilayah.
Ditulis oleh Feri Kartono | InfoCiamis.Online
