JAKARTA — Sebagai upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik hukum di Indonesia, rombongan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Galuh Ciamis melakukan audiensi ke Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) pada Selasa, 9 Desember 2025. Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting kuliah kerja lapangan yang didesain untuk mempertemukan mahasiswa dengan lembaga hukum strategis di tingkat nasional, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dengan lembaga pemerintah.
Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan utama BPHN, Jakarta, dengan suasana akademik yang hangat namun tetap formal. Ratusan mahasiswa hadir dengan antusias, mencatat setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber.
Informasi Kunjungan: Audiensi ke BPHN Jakarta pada 9 Desember 2025, diikuti ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Galuh Ciamis, sebagai bagian dari agenda kuliah kerja lapangan untuk mempertemukan mahasiswa dengan lembaga hukum strategis nasional.
Sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga pemerintah terus dikembangkan di Kabupaten Ciamis, sebagaimana tercermin dalam kolaborasi strategis Fakultas Hukum Universitas Galuh yang semakin memperkuat ekosistem pendidikan dan pembangunan di wilayah Ciamis.
Visi Pembaruan Hukum Nasional Berbasis Pancasila
Kepala Pusat Analisis dan Evaluasi Hukum BPHN, Arfan Faiz Muhlizi, membuka sesi pemaparan dengan menegaskan kembali misi fundamental BPHN sejak didirikan: mentransformasikan sistem hukum kolonial menuju hukum nasional yang berciri keindonesiaan.
"Hukum nasional bukan sekadar kumpulan aturan, melainkan sistem yang berlandaskan nilai Pancasila. Peran perguruan tinggi sangat penting dalam membangun pembaruan hukum yang adaptif terhadap perkembangan masyarakat." – Arfan Faiz Muhlizi, Kepala Pusat Analisis dan Evaluasi Hukum BPHN
Kepala Pusat Analisis dan Evaluasi Hukum BPHN, Arfan Faiz Muhlizi, menekankan pentingnya transformasi sistem hukum kolonial menuju hukum nasional berbasis nilai-nilai Pancasila dan keindonesiaan. Sementara itu, Dewi Mulyanti, Dekan Fakultas Hukum Universitas Galuh Ciamis, mengapresiasi keterbukaan BPHN dalam memberikan pemahaman nyata tentang praktik hukum tingkat nasional.
Materi Berlapis: Dari JDIH hingga Pembinaan Jabatan Fungsional
Kegiatan berlanjut dengan pemaparan narasumber dari berbagai unit di BPHN yang memberikan gambaran utuh mengenai bagaimana BPHN bekerja untuk memastikan sistem hukum nasional berjalan responsif, berkeadilan, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Narasumber BPHN:
- Katarina Rosariani (Pustakawan Ahli Madya BPHN) - Memaparkan peran Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH)
- Safatil Firdaus (Analis Hukum Ahli Madya BPHN) - Menjelaskan mekanisme analisis dan evaluasi hukum
- Tashaekti Fadhila (Penata Kelola Pemerintahan BPHN) - Menjabarkan program bantuan hukum dan pengelolaan Pos Bantuan Hukum
- Arman Surya (Analis Hukum Ahli Muda BPHN) - Membahas proses pemantauan dan peninjauan undang-undang
Perspektif Akademisi: Pentingnya Keterhubungan Teori dan Praktik
Dekan FH Unigal, Dewi Mulyanti, memberikan apresiasi atas sambutan BPHN. Menurutnya, kegiatan ini memberi gambaran nyata tentang bagaimana hukum dijalankan pada level kebijakan dan pelayanan publik.
"Kami berharap mahasiswa memperoleh pemahaman baru mengenai kerja-kerja pembinaan hukum nasional. Ini penting agar mereka siap menghadapi dunia profesional, baik sebagai akademisi, praktisi, maupun analis kebijakan." – Dewi Mulyanti, Dekan Fakultas Hukum Universitas Galuh Ciamis
Dampak dan Manfaat bagi Mahasiswa Hukum
Bagi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Galuh Ciamis, kunjungan ini menjadi titik penting dalam memahami bagaimana teori yang dipelajari di kampus diimplementasikan dalam praktik hukum sehari-hari. Mereka juga mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung mengenai isu-isu hukum kontemporer dan tantangan pembaruan hukum di Indonesia.
- Pemahaman Sistem Hukum Nasional: Mahasiswa mendapatkan gambaran utuh tentang kerja BPHN
- Jembatan Teori-Praktik: Menghubungkan pembelajaran akademik dengan implementasi nyata
- Eksposur Karir Hukum: Memperkenalkan berbagai profesi dan jalur karir di bidang hukum
- Jaringan Profesional: Membuka peluang kolaborasi dan magang di lembaga strategis
- Inspirasi Kontribusi Nasional: Memotivasi mahasiswa untuk berkontribusi pada pembaruan hukum Indonesia
Baca Juga: Fakultas Hukum Universitas Galuh Ciamis terus berinovasi dalam metode pembelajaran. Seperti STIKES Muhammadiyah Ciamis yang mewisuda 402 mahasiswa, institusi pendidikan di Kabupaten Ciamis terus berkomitmen menghasilkan lulusan berkualitas.
Membangun Generasi Hukum yang Kontekstual dan Responsif
Kunjungan akademik Fakultas Hukum Universitas Galuh Ciamis ke Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) bukan sekadar kegiatan rutin kuliah kerja lapangan, melainkan langkah strategis dalam membangun generasi hukum Indonesia yang memahami kompleksitas sistem hukum nasional. Sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemerintah seperti ini menjadi kunci dalam menciptakan pembaruan hukum yang adaptif, kontekstual, dan berorientasi pada keadilan sosial.
Dengan pemahaman yang lebih utuh tentang kerja-kerja pembinaan hukum nasional, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Galuh Ciamis diharapkan tidak hanya menjadi penerap hukum, tetapi juga pelaku pembaruan hukum yang berkontribusi pada penguatan sistem hukum Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan keindonesiaan!
