CIAMIS, JAWA BARAT — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis merampungkan penilaian Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) tahun 2025. Proses penilaian berlangsung selama hampir dua bulan dan menyasar 27 Kampung KB di setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Ciamis.
Kepala Bidang Dalduk, Ir. Djafar Shiddiq, M.Si, memastikan penilaian selesai pada 1 Desember 2025. Ia menyampaikan bahwa hasil akhir akan diumumkan pada minggu ketiga Desember 2025, dengan juara pertama berhak mewakili Ciamis di tingkat provinsi tahun 2026.
Informasi Penilaian Kampung KB 2025
Jumlah Peserta: 27 Kampung KB dari seluruh kecamatan di Ciamis
Durasi Penilaian: Proses berlangsung hampir dua bulan
Ketua Tim Penilai: Ir. Djafar Shiddiq, M.Si
Target: Juara pertama akan mewakili Ciamis ke tingkat provinsi tahun 2026
Prestasi Sebelumnya: Kampung KB Magot Desa Pawindan pernah meraih juara 1 tingkat Jawa Barat
Keberhasilan Kampung KB Magot menambah deretan prestasi Kabupaten Ciamis, sebagaimana tercermin dalam prestasi desa wisata Kawali sebagai juara 1 yang terus diraih di wilayah Ciamis.
"Juara pertama akan mewakili Ciamis ke tingkat provinsi tahun 2026. Prestasi Ciamis selama ini cukup membanggakan, termasuk capaian juara 1 tingkat Jawa Barat melalui Kampung KB Magot Desa Pawindan yang menjadi bukti komitmen kita dalam membangun keluarga berkualitas." – Ir. Djafar Shiddiq, M.Si, Kepala Bidang Dalduk DP2KBP3A Ciamis
Konsep dan Landasan Hukum Kampung Keluarga Berkualitas
Kampung Berkualitas (Kampung KB) adalah satuan wilayah setingkat desa/kelurahan yang menjadi pusat integrasi program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga. Landasan hukumnya tercantum dalam Peraturan BKKBN Nomor 20 Tahun 2023.
- Satuan Wilayah: Setingkat desa/kelurahan dengan pendekatan terpadu
- Integrasi Program: Penyatuan kependudukan, KB, dan pembangunan keluarga
- Landasan Hukum: Peraturan BKKBN Nomor 20 Tahun 2023 sebagai dasar legal
- Gerakan Nasional: Bagian dari program nasional penguatan keluarga
- Pendekatan Holistik: Meliputi aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial
Tujuan Strategis Program Kampung KB
Program ini menjadi gerakan nasional untuk memperkuat institusi keluarga melalui layanan kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, hingga lingkungan yang terintegrasi dalam satu wilayah.
Tujuan Utama Kampung KB
- Peningkatan Kualitas Hidup: Layanan dasar terpadu untuk masyarakat
- Pengendalian Pertumbuhan Penduduk: Kontrol laju pertumbuhan yang berkelanjutan
- Penguatan Kesehatan Ibu dan Anak: Pelayanan kesehatan reproduksi yang optimal
- Pengembangan Ekonomi Keluarga: Pemberdayaan ekonomi produktif masyarakat
- Peningkatan Literasi Keluarga: Pendidikan dan pengasuhan anak yang berkualitas
Manfaat Implementasi Kampung KB bagi Masyarakat
Implementasi Kampung KB memberikan berbagai manfaat langsung bagi masyarakat, baik dalam aspek kesejahteraan, akses layanan, maupun partisipasi dalam pembangunan.
- Kesejahteraan Keluarga: Peningkatan taraf hidup dan kualitas keluarga
- Akses Layanan KB: Pelayanan keluarga berencana yang lebih terarah
- Optimalisasi Potensi Lokal: Pemanfaatan sumber daya desa secara maksimal
- Partisipasi Masyarakat: Keterlibatan aktif warga dalam pembangunan
- Penguatan Kelembagaan: Institusi desa yang lebih solid dan berdaya
Skala Nasional Program Kampung KB
Hingga tahun 2025, program Kampung Keluarga Berkualitas telah mencapai skala nasional yang signifikan dengan perkembangan yang terus meningkat dari waktu ke waktu.
Data Nasional Kampung KB 2025
- Total Kampung KB: 76.634 kampung tersebar di seluruh Indonesia
- Kategori Dasar: Sebagian besar masih pada tahap pengembangan awal
- Perkembangan: Transisi menuju level madya dan paripurna berkelanjutan
- Capaian Ciamis: 27 kampung aktif dengan prestasi tingkat provinsi
- Target Nasional: Peningkatan kualitas hidup keluarga Indonesia
Baca Juga: Penilaian Kampung KB ini merupakan bagian dari program kependudukan di Kabupaten Ciamis. Seperti pembinaan duta genre sebelumnya, berbagai program kependudukan terus dikembangkan di wilayah Ciamis.
"Kampung KB Magot Desa Pawindan menjadi simbol keberhasilan integrasi program keluarga berkualitas di Ciamis, sekaligus inspirasi bagi kampung-kampung lainnya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat." – Prestasi Kampung KB Ciamis
Masa Depan Penguatan Keluarga di Ciamis melalui Kampung KB
Penilaian 27 Kampung KB tahun 2025 bukan sekadar proses administratif, tetapi merupakan momentum evaluasi dan pengembangan berkelanjutan program penguatan keluarga di Kabupaten Ciamis. Dengan prestasi yang telah dicapai Kampung KB Magot Desa Pawindan, Ciamis memiliki fondasi kuat untuk terus meningkatkan kualitas program di tingkat nasional.
Keberhasilan program ini akan ditentukan oleh konsistensi implementasi, partisipasi aktif masyarakat, dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan keluarga berkualitas. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, Kampung KB di Ciamis berpotensi menjadi model nasional dalam membangun keluarga Indonesia yang sejahtera, sehat, dan berkualitas di masa depan.
