P2WKSS Ciamis 2025: Transformasi Desa Sukamulya Lewat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

Evaluasi Akhir P2WKSS Ciamis 2025: Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Capai Hasil Signifikan di 100 KK Binaan

CIAMIS, JAWA BARAT — Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga melalui Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS). Program yang menyasar 100 kepala keluarga binaan ini menunjukkan hasil signifikan: perubahan perilaku warga, peningkatan keterampilan ekonomi rumah tangga, hingga perbaikan infrastruktur dasar yang sebelumnya terbatas.

Pada Kamis (27/11/2025), Pemkab Ciamis mengikuti evaluasi akhir tingkat Provinsi Jawa Barat di Desa Sukamulya, Kecamatan Purwadadi. Langkah ini dipandang sebagai komitmen daerah untuk menjaga kesinambungan program pemberdayaan perempuan yang benar-benar berdampak. Inisiatif ini memperkuat tren pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Ciamis, serupa dengan keberhasilan pelatihan perempuan kepala keluarga sebelumnya yang juga mengedepankan pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas.

"Tujuan utama kami mengikuti P2WKSS adalah menciptakan perubahan keluarga agar bergerak ke arah lebih baik. Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk membangun fondasi keluarga yang kuat dan mandiri." – Herdiat Sunarya, Bupati Ciamis

Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menegaskan bahwa P2WKSS bukan sekadar lomba, tetapi intervensi pemerintah untuk mendorong perempuan menjadi agen perubahan keluarga dan desa. Beragam persoalan awal — mulai dari kesenjangan pendidikan hingga minimnya kesadaran PHBS — ditangani secara bertahap melalui pembinaan lintas sektor.

"Beragam persoalan awal — mulai dari kesenjangan pendidikan hingga minimnya kesadaran PHBS — ditangani secara bertahap melalui pembinaan lintas sektor. Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan program ini." – Cucu Nurlalila Sari, Ketua TP PKK Desa Sukamulya

Program P2WKSS telah menghasilkan berbagai capaian penting di empat bidang utama yang menjadi fokus program: kesehatan dan lingkungan, pendidikan dan literasi, perlindungan sosial, serta ekonomi produktif.

Capaian Program P2WKSS di Berbagai Sektor

Dalam bidang kesehatan dan lingkungan, program ini berhasil meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat di keluarga binaan, membentuk dan mengoperasionalkan bank sampah masyarakat, serta membangun sarana air bersih, MCK, dan instalasi pengolahan limbah.

Di bidang pendidikan dan literasi, program menyediakan PKBM untuk paket B dan C, membangun pojok baca dan taman bacaan masyarakat, serta mewajibkan membaca bagi ibu-ibu posyandu sebagai role model pendidikan berkelanjutan.

"Desa Sukamulya telah menunjukkan transformasi yang jelas: lingkungan lebih tertata, warga lebih mandiri, dan perempuan mulai berperan sebagai pusat penggerak kesejahteraan keluarga." – Tim Penilai DP3AKB Provinsi Jawa Barat

Bidang perlindungan sosial mencakup pemetaan keluarga pra-sejahtera berbasis data, penguatan jejaring perlindungan perempuan dan anak terintegrasi, edukasi keagamaan dan pencegahan bahaya narkoba bagi remaja, serta penguatan sistem keamanan lingkungan di setiap RT.

Baca Juga: Program pemberdayaan ini sejalan dengan upaya integrasi layanan posyandu di Ciamis dalam membangun sistem layanan kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Di bidang ekonomi produktif, program memberikan pelatihan pengolahan ikan dan pangan lokal bernilai tambah, inovasi pengolahan biji karet menjadi produk bernilai ekonomi, transformasi keong menjadi pakan ternak berkualitas, pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai produk jamu sehat, serta program pendampingan dan pencegahan stunting terintegrasi.

Tim penilai dari DP3AKB Jawa Barat, akademisi, dan OPD provinsi mengapresiasi kelengkapan bukti pelaksanaan serta kolaborasi lintas sektor yang dinilai berjalan kuat dan terstruktur.

Menuju Desa Mandiri dan Berkelanjutan

P2WKSS di Desa Sukamulya kini dipandang sebagai pondasi menuju desa yang lebih sehat, kuat, dan berdaya. Program Sekoper (Sekolah Perempuan) Jawa Barat juga menjadi wadah peningkatan kapasitas perempuan di desa, memperkuat peran strategis mereka dalam pembangunan.

Tantangan berikutnya adalah memastikan perubahan ini tidak berhenti pada evaluasi provinsi, tetapi menjadi budaya baru yang diwariskan ke generasi selanjutnya. Keberhasilan program P2WKSS di Kabupaten Ciamis membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, transformasi menuju keluarga sehat dan sejahtera bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.

LihatTutupKomentar