Bakesbangpol Ciamis Bekali Generasi Muda Wawasan Kebangsaan, Jurnalistik hingga Mitigasi Bencana


Narasumber menyampaikan materi wawasan kebangsaan kepada peserta Paskibraka dalam kegiatan Roadshow PPWK Bakesbangpol Ciamis 2026.


Menjadi bagian dari generasi muda saat ini bukan hanya tentang kemampuan mengikuti perkembangan teknologi. Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan menjaga persatuan, menyaring informasi, hingga memahami risiko bencana juga menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.


Perspektif tersebut menjadi salah satu perhatian Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Ciamis melalui kegiatan Roadshow Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Tahun 2026.


Mengangkat tema "Refleksi Nilai-Nilai Wawasan Kebangsaan di Era Society 5.0", kegiatan ini tidak hanya membahas pemahaman kebangsaan secara konseptual, tetapi juga menghadirkan pembekalan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan yang berlangsung di Aula PKK Kabupaten Ciamis pada Kamis (29/10/2026) tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bakesbangpol Ciamis, Dr. R. Yadi Tisyadi, S.E., M.Si.


Sebanyak 100 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari anggota Paskibraka Provinsi Jawa Barat Tahun 2026, Paskibraja Kabupaten Ciamis Tahun 2026, serta perwakilan Paskibraka dari sejumlah sekolah.


Wawasan Kebangsaan di Tengah Perubahan Digital


Perkembangan teknologi telah mengubah cara generasi muda memperoleh informasi, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Kondisi ini membuat pemahaman wawasan kebangsaan tidak cukup hanya disampaikan melalui pengenalan sejarah atau nilai-nilai persatuan.


Generasi muda juga perlu memiliki kemampuan menyikapi perubahan secara bijak, terutama ketika berhadapan dengan beragam informasi dan perbedaan pandangan di ruang digital.


Kepala Bakesbangpol Ciamis, Yadi Tisyadi, menekankan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan karakter kebangsaan yang kuat. Menurutnya, generasi muda perlu mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan sikap menjunjung persatuan dan kesatuan.


Melalui program PPWK, Bakesbangpol Ciamis berupaya memperluas pemahaman tersebut kepada kalangan pelajar, khususnya mereka yang terlibat dalam kegiatan kepaskibrakaan.


Dari Jurnalisme Digital hingga Keterampilan Menghadapi Bencana


Salah satu hal menarik dari roadshow tahun ini adalah materi yang tidak hanya berfokus pada wawasan kebangsaan. Peserta juga memperoleh pembekalan jurnalistik dan keterampilan penanganan kedaruratan melalui teknik vertical rescue.


Yadi Tisyadi menjelaskan, pembekalan tersebut dirancang agar peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam aktivitas kepaskibrakaan.


Materi jurnalisme kebangsaan dan praktik jurnalistik berbasis media sosial disampaikan oleh Ketua IJTI Galuh Raya, Yosef Trisna, bersama Sekretaris IJTI Galuh Raya, C. Fattuzaman.


Pembekalan ini memberikan perspektif mengenai peran media dalam menyampaikan informasi. Bagi generasi muda yang akrab dengan media sosial, pemahaman jurnalistik menjadi penting agar mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.


Sementara itu, aspek kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat diperkenalkan melalui materi implementasi mitigasi bencana dalam aktivitas kepaskibrakaan.


Materi tersebut disampaikan oleh Pranata Pencarian dan Pertolongan BPBD, Yayan Dian Herdiana. Peserta diperkenalkan pada pentingnya memahami aspek keselamatan dan kesiapsiagaan ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan khusus.


Pembekalan Tidak Berhenti di Ruang Kelas


Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan praktik lapangan berupa teknik pembentangan bendera di kawasan Foodcourt Alun-alun Ciamis.


Praktik tersebut dipandu instruktur vertical rescue dari BPBD, Erik Risnandar dan Yunus Kurniawan.


Keterlibatan instruktur dalam sesi praktik memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal penerapan keterampilan teknis di lapangan, bukan hanya memahami materi melalui pemaparan teori.


Pendekatan ini memperlihatkan bahwa pembinaan generasi muda dapat dilakukan melalui kombinasi pemahaman nilai, kemampuan komunikasi, dan keterampilan praktis.


Bagi anggota Paskibraka, pengalaman tersebut dapat menjadi tambahan bekal di luar tugas utama dalam kegiatan pengibaran bendera. Mereka juga diperkenalkan pada tanggung jawab sosial, pentingnya menyampaikan informasi secara bijak, serta kesadaran terhadap keselamatan dan kesiapsiagaan bencana.


Melalui Roadshow PPWK 2026, Bakesbangpol Ciamis berupaya menempatkan wawasan kebangsaan sebagai nilai yang tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas generasi muda di tengah perubahan zaman.


Ditulis oleh Faisal Mubarak | InfoCiamis.Online

Next Post Previous Post